8 kebiasaan ibu hamil yang dapat membahayakan janin

 

Banyak kebiasaan ibu yang tampaknya tidak berbahaya dapat berbahaya bagi janin seperti makan daging dingin dan keju lunak. Berikut adalah tips dari spesialis Kesehatan untuk wanita hamil atau bayi yang baru lahir:

8 kebiasaan ibu hamil yang dapat membahayakan janin

  1. Serap sinar matahari yang cukup

Vitamin D disintesis dari sinar matahari membantu menyesuaikan berat bayi. Jika tingkat ini pada janin terlalu rendah akan menyebabkan obesitas saat anak-anak tumbuh besar.

  1. Jangan makan daging dingin

Daging dingin tidak diproses pada suhu tinggi seperti daging lainnya, yang bisa berakibat fatal. Dr Iffath Hoskins, seorang Gynecologist Universitas New York, mengatakan: “Bakteri dapat melakukan perjalanan dari tubuh ibu melalui plasenta untuk mencapai janin, sementara kekebalan bayi sangat lemah.”

  1. Keju keras lebih baik daripada keju lunak

Keju lunak seperti Camembert mungkin mengandung bakteri berbentuk batang yang menyebabkan nyeri otot dan infeksi plasenta.

  1. Jangan minum kopi

Penelitian telah menunjukkan bahwa jika janin mendapat banyak kafein, itu meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran mati. Mengambil satu atau dua gelas bisa, tetapi jika lebih banyak akan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah ibu, kemudian berubah menjadi komplikasi pada bayi.

  1. Stres

Stres siang hari menyebabkan kesulitan tidur di malam hari. Risiko bagi bayi berlipat ganda karena pelepasan kortisol oleh ibu. Dr Hoskins berkata: “Bayi itu tiba-tiba harus bersentuhan dengan tingkat hormon stres yang beberapa kali lebih besar dari biasanya, yang dapat mempengaruhi perkembangan bayi.”

Juga, ibu seharusnya tidak terlalu memaksakan diri saat berolahraga. Jika Anda terengah-engah, bayi di perut Anda juga. Selain itu, Anda tidak boleh menurunkan berat badan selama kehamilan, meningkat dari 10 kg menjadi 18 kg selama kehamilan benar-benar normal.

  1. Minum air putih

Hindari botol yang tidak ditentukan yang berlabel “BPA-free”. Ini adalah bahan kimia buatan yang digunakan untuk membuat resin PC, yang dapat mempengaruhi otak, paru-paru, hormon, masalah jantung, kanker, obesitas, diabetes, gangguan hiperaktif defisit perhatian, bahkan keguguran.

  1. Perawatan sakit kepala

Dr Jennifer Wu, seorang Dokter Kandungan, menyarankan para ibu untuk tidak menggunakan aspirin atau Advil (ibuprofen) di masa depan karena mereka dapat mengubah fungsi ginjal. Atau, Tylenol (acetaminophen aka) dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala.

  1. Jangan menggunakan ponsel terlalu sering

Menurut sebuah penelitian dari Yale University School of Medicine pada bulan Juni, radiasi ponsel mempengaruhi perkembangan otak janin. Penelitian juga menunjukkan bahwa ketika seorang anak dilahirkan, kebiasaan penggunaan ponsel berdapak buruk pada anak setelah lahir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *